LIFE FOR THE PAST (AKU MOHON, TINGGALKAN ANAKKU)

AKU MOHON, TINGGALKAN ANAKKU

Mobil Jerry mogok lagi sehingga harus masuk lagi ke bengkel Joni. Beb jadi kesal. Acara akhir pekan jadi sedikit terhambat.

“Wah, ini mesinnya kacau lagi, pak,” kata Joni.”Sepertinya Bapak ceroboh dengan mesin.”

“Ayahnya anak-anak itu sukanya sok tahu. Otak-atik mesin tapi nggak ada yang beres,” kata Beb.

“Kira-kira kapan selesainya?” tanya Jerry.

“Dua hari, pak!”

Jerry kecewa. Padahal dia mau liburan dengan anak-anak.

“Jangan kawatir,Pak. Sementara Bapak bisa bawa mobil Cein, anak saya.”

Joni menunjuk mobil Cein. Jerry dan Beb terkejut. Cein pacarnya Sunny? Ai tiba-tiba muncul di antara mereka.

“Apa kabar? Kalian pasti teman Sunny. Saya teman Sunny waktu SMA. Kalian tahu alamat barunya Sunny? Dulu waktu bapak mengambil mobil, suami saya ini lupa tanya alamat Sunny. Padahal saya ingin sekali ketemu Sunny.” Ai nerocos kayak beo.”Oh iya, ini ada kertas, tolong dituSun disini, ya.”

Jerry dan Beb saling pandang. Dalam hati mereka berharap agar apa yang mereka perkirakan tidak akan terjadi.

Setelah mendapat alamat Sunny, Ai segera menyambangi rumah Sunny. Rasa rindu pada sang sahabat sudah tak tertahan lagi. Dia bahkan rela menunggu beberapa jam karena Sunny belum pulang ke rumah.

 “Itu Sunny!” teriak mama Sunny saat melihat mobil Sunny masuk pekarangan rumah.

Ai segera lari keluar rumah tapi sampai teras langkahnya terhenti. Dia hampir-hampir tak percaya dengan adegan yang kini dilihatnya. Sunny dan Cein berciuman layaknya sepasang kekasih. Cein segera berlalu dengan mobil Sunny. Sunny melambaikan tangan. Dia segera masuk. Di teras Sunny dan Ai bertatap muka.

“Ai, kau Ai, kan.”

Sunny berusaha memeluk Ai tapi Ai menghindar.

“Aku ke sini untuk menemui,Sun. Aku ingin melepas rindu tapi yang ku lihat berusan sangatlah menjijikan.”

“Apa maksudmu, Ai?”

“Apa hubunganmu dengan anakku, Cein?” bentak Ai. Sunny tersentak. Lemas sudah seluruh badannya.

………………………………………

“Aku mohon padamu, Sun. Tinggalkan Cein.”

Ai terisak. Sunny menunduk. Mata Ai menerawang. “Aku tidak tahu akan jadi begini. Aku menceritakan kehebatanmu pada Cein sejak dia masih kecil. Aku ingin kamu jadi inspirasinya. Bukan menjadi kekasihnya…”

“Ai, aku mohon, dengarkan dulu penjelasanku.”

“Aku tidak butuh penjelasan. Aku mohon padamu, Sun. Aku mohon padamu sebagai seorang sahabat dan juga seorang ibu. Tinggalkan anakku! Jangan kau rusak masa depannya.”

Kalimat Ai bagaikan petir di telinga Sunny. Sunny memutuskan untuk kembali ke Papua. Sunny mengira itulah satu-satunya jalan untuk menghindari Cein. Dia meninggalkan sepucuk surat untuk Cein. Dan saat surat itu sampai di tangan Cein, Sunny sedang dalam perjalanan ke bandara.

Cein merobek surat itu, mengebut dengan mobilnya untuk menyusul Sunny ke bandara. Apapun akan kulakukan untuk menemuimu,Sun. Apapun itu!

“Sunny!” Cein  berteriak. Benturan keras terdengar. Tabrakan karambol terjadi. Mobil Cein salto dan mendarat dengan posisi terbalik. Cein tak berdaya. Dan akhhirnya, mobil itu meledak bersama Cein di dalamnya.

BERSAMBUNG

Iklan

2 thoughts on “LIFE FOR THE PAST (AKU MOHON, TINGGALKAN ANAKKU)

  1. Tenkyu untuk update nya…
    Udah lama aku nungguin lanjutan kisah ini…

    ^^’ Sist… aku gak nyangka Cein meninggal secepat itu… ^^’

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s